aku adalah seorang wanita yang sangat lemah
yang hanya bisa menahan luka luka dan luka
tiapkali aku terluka aku hanya bisa memendam semua ini
karena tak ada tempat ku mengadu
tapi aku yakin aku pasti bisa melewati ini semua
karena aku yakin tuhan selalu bersama ku
hanya senyum lah yang bisa menjadikan diri ini lebih tenang
KATA HATI
Jumat, 27 September 2013
Jumat, 26 Juli 2013
Hangatnya perapian malam
Mengingatkanku akan
hangatnya pelukanmu
Kesejukan sungai
kebahagiaan
Bagai menatap senyummu
Damainya jiwaku
Di mana belas kasih
itu?
Bersamamu seperti
mimpi semu
Hanya bisa merasakan
abadinya duka
Dalam hati tersimpan
banyak doa
Kau bilang kita pasti
bisa
Bisa saling mencintai
Bersama sampai tua
Bersatu hingga mati
Kau bilang perbanyak
doa dan harapan
Impian kita pasti kan
terwujud
Namun apa yang terjadi
kini?
Biarlah langit yang
memutuskan
Satu keinginan
Cinta kita jangan
sampai berubah
Hati kita tetap
menyatu
Menciptakan bahagia
bersama
Tak semudah yang kita
duga
Bagaimana harus ku
hentikan air mata?
Impian kita hanya
sebatas dalam mimpi
Biarlah langit yang
memutuskan
Tentang akhir cerita
cinta kita
Aku disini terdiam kaku,
Tersentak tanpa kata,
Seakan dunia gelap oleh kabut malam,
Cahaya matahari pun hilang ditelannya,
Ku mencintai bukan membenci, namun,,
Ketika ku coba tuk memahami arti CINTA
sebenarnya,
Kenapa hanya lirih luka yang ku dapat..?
Kini kucoba untuk merajut kembali kapas putih
itu,
Ketika rajutan itu akan utuh kau hancurkan
dengan sebuah bambu yang teramat tajam,
Kau cabik-cabik seolah tak punya perasaan,,
Aku hanya bisa membisu melihatnya,
Seakan pasrah dengan semua yang kulihat,
Mungkin ini karna kumencintai,
Tapi bukan aku yang dicintai,
Semoga kau bahagia dengan lukaku ini,
Semoga kau tenang dengan penderitaan hatiku
ini,
Sesungguhnya Tuhan melihat,
Mendengar dan merasakan apa yang ku rasa dia
tak diam,
Tapi dia selalu mendengar doa ku,
Tangisan dari harapan
dan goresan dari ingatan,
kini menjelma kembali di lubuk hati.
Ya...ketika pertama kali aku mengagumi
kepolosan dan kemurnian dari setangkai bunga
yang wangi.
Dua musim kulalui bersamanya dalam ikatan
janji
saling menyayangi. Siang dan malam pun
kunikmati
seiring dengan warna-warni bumi.
Wanginya yang khas senantiasa hiasi
hari-hariku menjadi jauh lebih berarti.
Oh…betapa bahagianya hati ini.
Namun, seiring dengan waktu berlalu.
Rasa sayangku pada bunga itu perlahan-lahan
memudar.
Segala corak dan warna yang dulu sempat
kukagumi pun seketika sirna.
Karena dia. Ya...karena dia telah mengkhianati
janji
dan kesetiaan yang selama ini kukemas rapi
dalam hati.
Sunggguh aku tak mengerti. Betapa mudahnya ia
melepas diri
setelah sekian lama aku merawat dan menjaganya
sepenuh hati.
Aku tak mampu menahan pedihnya luka ini.
Hingga akhirnya aku pasrah diri. Dan berjanji
untuk meninggalkannya. Karena tak mungkin,
tak mungkin aku menghirup kembali
aroma bunga yang sudah tidak wangi lagi.
Tak mungkin aku bisa menjamah lagi
tangkai bunga yang sudah dipenuhi duri.
Mugkin suatu saat nanti dia akan mengerti,
dia akan menyesali atas durinya yang telah
menyakiti.
Itupun jika ia masih memiliki hati nurani.
Dan, andai saja nanti
Aku menemukan kembali bunga yang wangi,
Kuharap corak dan warnanya jauh lebih berarti.
dan wanginya kan slalu abadi dalam hati.
Kini aku tak mengerti
Hatiku kini retak,
remuk, dan hancur
Dulu hatiku yang
selalu senang saat bersamanya
Kini hilang harapan
itu
Dia pergi
Pergi menghadap sang
khaliq
Seharusnya aku harus
ikhlaskannya
Tapi tak bisa
Air mataku terus
mengalir, dan membasahi pipiku
Sekarang, pikirku
hanya bagaimana bisa menyusulnya
Aku kehilangan jati
diriku saat ini, karna dia
Aku hanya bisa
menangis dan menangisinya
Menjerit dan rasa
penyesalan yang dalam
Mengapa ku tak
nyatakan rasaku padanya?
Sekarang, yang
didepanku hanya raga tanpa nyawa
Dia pergi, dia pergi,
tinggalkanku, hanya itu ucapku
Dulu waktu aku ingin
ungkapkan rasaku padanya
Ternyata dia sudah
memiliki orang yang dicintainya
Haruskah kurusak itu?
Tak mungkin, kini dia
telah sendiri, tanpa kekasih hati
Dan hari ini, saat
kuberencana ingin ucapkan rasaku
Tiba-tiba kau pergi
untuk selamanya
Tak terlintas
dipikirku
Bahwa hari ini akan
menjadi hari kelabu bagiku
Senin, 22 Juli 2013
selamat jalan
jalan yang panjang dan berliku
aku lewati dan aku nikmati
hingga aku tak menyadari\
bahwa waktunya tlah tiba
ku coba tuk membujuk waktu
agar aku masih bisa bersamanya
dan ternyata.............
waktu pun tak mau berjalan pelan
hingga aku tertatih dan terseok seok
demi untuk bersama mu
tanggan ini selalu memeluknya
bahkan kaki ini senang mengikuti melintasi waktu\
setiap duri yang menusuk langkahku
dan panasnya sinar matahari
yang membuat keringat ini membasahi tubuh ku
tak pernah aku rasakan
tuhan.................
mengapa air mata ini terus mengalir
kala saat nya tiba
semuanya pasti kan kembali pada mu ya allah
meski tlah kucoba tuk menahan
namaun aku tak sanggup menahan
saat waktunya datang membawa dia pergi
untuk selama lamanya
berat rasanya dada ini
tuhan,................
ku pandangi raganya yang berlahan mulai kaku
lalu kubisikkan salam perpisahan
10 bulan adalah waktu yang terindah dalam hidupku
saat bersamanya selamat jalan sayank...
bahagialah engkau selalu
aku lewati dan aku nikmati
hingga aku tak menyadari\
bahwa waktunya tlah tiba
ku coba tuk membujuk waktu
agar aku masih bisa bersamanya
dan ternyata.............
waktu pun tak mau berjalan pelan
hingga aku tertatih dan terseok seok
demi untuk bersama mu
tanggan ini selalu memeluknya
bahkan kaki ini senang mengikuti melintasi waktu\
setiap duri yang menusuk langkahku
dan panasnya sinar matahari
yang membuat keringat ini membasahi tubuh ku
tak pernah aku rasakan
tuhan.................
mengapa air mata ini terus mengalir
kala saat nya tiba
semuanya pasti kan kembali pada mu ya allah
meski tlah kucoba tuk menahan
namaun aku tak sanggup menahan
saat waktunya datang membawa dia pergi
untuk selama lamanya
berat rasanya dada ini
tuhan,................
ku pandangi raganya yang berlahan mulai kaku
lalu kubisikkan salam perpisahan
10 bulan adalah waktu yang terindah dalam hidupku
saat bersamanya selamat jalan sayank...
bahagialah engkau selalu
hari ini luka itu kembali ketika lembar kelam kehidupan membayangiku
aku tak mampu hidup dalam kebohongan
aku tegar tapi tak ada yang tahu
kalau aku hanya akar akar yang rapuh dan peluh
ketegaran hanya dinding dari kepedihanku
lalu ketika aku berdiri.....
dengan segala harapan....
tulang tulang ku terasa letih...
dan aku tak sanggup lagi menahan semua ini
Harapan..........?
yang terus memanggil agar aku
bisa melalui semua ini dan bisa
mengapai semua indahnya dunia
dan biarlah tiada luka lagi
hanya ketegaranku yang mampu melalui
atau menaklukkan semua ini
aku yakin semua ini akan berlalu
:) : )
aku tak mampu hidup dalam kebohongan
aku tegar tapi tak ada yang tahu
kalau aku hanya akar akar yang rapuh dan peluh
ketegaran hanya dinding dari kepedihanku
lalu ketika aku berdiri.....
dengan segala harapan....
tulang tulang ku terasa letih...
dan aku tak sanggup lagi menahan semua ini
Harapan..........?
yang terus memanggil agar aku
bisa melalui semua ini dan bisa
mengapai semua indahnya dunia
dan biarlah tiada luka lagi
hanya ketegaranku yang mampu melalui
atau menaklukkan semua ini
aku yakin semua ini akan berlalu
:) : )
Langganan:
Komentar (Atom)