Jumat, 26 Juli 2013



Kini aku tak mengerti
 Hatiku kini retak, remuk, dan hancur
 Dulu hatiku yang selalu senang saat bersamanya
 Kini hilang harapan itu
 Dia pergi
 Pergi menghadap sang khaliq

 Seharusnya aku harus ikhlaskannya
 Tapi tak bisa

 Air mataku terus mengalir, dan membasahi pipiku
 Sekarang, pikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya
 Aku kehilangan jati diriku saat ini, karna dia
 Aku hanya bisa menangis dan menangisinya
 Menjerit dan rasa penyesalan yang dalam
 Mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya?
 Sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

 Dia pergi, dia pergi, tinggalkanku, hanya itu ucapku
 Dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya
 Ternyata dia sudah memiliki orang yang dicintainya
 Haruskah kurusak itu?
 Tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati
 Dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
 Tiba-tiba kau pergi untuk selamanya
 Tak terlintas dipikirku
 Bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku

Tidak ada komentar: