Kini aku tak mengerti
Hatiku kini retak,
remuk, dan hancur
Dulu hatiku yang
selalu senang saat bersamanya
Kini hilang harapan
itu
Dia pergi
Pergi menghadap sang
khaliq
Seharusnya aku harus
ikhlaskannya
Tapi tak bisa
Air mataku terus
mengalir, dan membasahi pipiku
Sekarang, pikirku
hanya bagaimana bisa menyusulnya
Aku kehilangan jati
diriku saat ini, karna dia
Aku hanya bisa
menangis dan menangisinya
Menjerit dan rasa
penyesalan yang dalam
Mengapa ku tak
nyatakan rasaku padanya?
Sekarang, yang
didepanku hanya raga tanpa nyawa
Dia pergi, dia pergi,
tinggalkanku, hanya itu ucapku
Dulu waktu aku ingin
ungkapkan rasaku padanya
Ternyata dia sudah
memiliki orang yang dicintainya
Haruskah kurusak itu?
Tak mungkin, kini dia
telah sendiri, tanpa kekasih hati
Dan hari ini, saat
kuberencana ingin ucapkan rasaku
Tiba-tiba kau pergi
untuk selamanya
Tak terlintas
dipikirku
Bahwa hari ini akan
menjadi hari kelabu bagiku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar